Corona

Bagaimana Potensi Penularan Virus Corona Lewat Udara?

Pandemi virus Corona (Covid-19) yang saat ini sedang menyerang Indonesia memang sangat memprihatinkan. Pemerintah secara resmi sudah mengumumkan kepada warga, perihal himbauan untuk mengurangi aktivitas di tempat-tempat yang ramai. Ketakutan pemerintah ini sejatinya bukan hanya gertakan belaka. Pasalnya, salah satu negara di Eropa (Italia) saat ini tengah berjuang keras untuk menghambat penyebaran virus ini di negaranya. Lalu sebenarnya bagaimana virus ini dapat menyebar? Apakah benar penularan virus Corona lewat udara dapat terjadi?

kompas.com

Bagaimana Potensi Penularan Virus Corona Lewat Udara?

Secara ilmiah, memang virus ini hanya mampu menyebar melalui droplet atau cairan yang keluar dari dalam hidung atau mulut orang yang telah terinfeksi. Namun akhir-akhir ini rupanya WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) juga membahas tentang kemungkinan penularan virus Corona lewat udara. Berikut ini informasi yang dapat kami rangkumkan untuk anda.

Kondisi Tertentu yang Bisa Menyebabkan Virus Ini Menyebar Lewat Udara

Virus Covid-19 ini memang sedang diteliti lebih lanjut kaitannya dengan kemampuan hidupnya. Para ilmuwan, banyak yang mulai melihat kemampuan virus Corona dalam menghadapi kelembaban, suhu, hingga pencahayaan ultra violet. Selain itu, para peneliti juga mencoba untuk melihat kemampuan virus ini dalam menempel pada permukaan benda termasuk baja.

Sementara ini, setelah dilakukan penelitian tersebut didapati kesimpulan bahwa virus Corona memang mampu terbang melayang-layang di udara namun penularan yang lebih utama lewat droplet atau cairan atau lendir yang berasal dari organ pernapasan manusia. Cairan tersebut tidak hanya yang masih baru saja, melainkan juga yang sudah lama menempel bahkan hingga mengering. Mengenai berapa lama virus ini dapat bertahan pada suatu permukaan masih belum ada penelitian yang secara gamblang membahas hal tersebut. Maka dari itu, lebih baik kita harus membiasakan diri untuk mencuci tangan setelah keluar rumah.

Apa yang Menyebabkan Virus Corona Kuat di Lingkungan

Penularan virus Corona lewat udara, meskipun memiliki kemungkinan yang lebih rendah, tetapi kita tetap harus berhati-hati dengan virus yang satu ini. Pasalnya, virus Corona memang cukup kuat di lingkungan non inangnya. Kemampuan hidup yang kuat di luar tubuh non inangnya ini berasal dari hadirnya dinding protein dan lipid yang menyelubungi virus tersebut.

Penamaan virus ini juga berasal dari bentuknya yang bulat. Dinding protein dan lipid pada virus ini berbentuk menyerupai paku. Karena adanya dinding protein dan lipid inilah yang menyebabkan virus Corona memiliki kekuatan dalam menghadapi lingkungan di luar tubuh inangnya.

Lalu, apakah virus ini tidak bisa dibunuh? Jawabannya jelas bisa, untuk membunuh virus ini kita hanya perlu menghancurkan dinding protein lipid  yang melindunginya. Untuk menghancurkan dinding protein ini dibutuhkan molekul molekul asam-basa yang ada pada sabun. Oleh karena itu, banyak ilmuwan yang menyarankan untuk rajin mencuci tangan dengan sabun untuk membunuh virus ini yang mungkin menempel.

Tindakan Preventif untuk Menghindari Virus Corona

Meskipun penularan virus Corona lewat udara memang masih dapat dikatakan baru kemungkinan, tetapi alangkah baiknya kita juga melakukan hal-hal yang dapat memberikan pengamanan ekstra terhadap virus ini. Yang pertama, usahakan untuk mengurangi kegiatan di tempat-tempat yang ramai atau banyak orang. Hal ini perlu dilakukan karena kita sejatinya tidak tahu, apakah ada orang yang sebenarnya membawa virus ini atau tidak.

Yang kedua, jaga perilaku hidup bersih dan sehat. Jagalah selalu kebersihan tubuh, terutama tangan. Tangan merupakan alat tubuh kita yang paling sering bersinggungan dengan benda-benda lain. Oleh karena itu, kebiasaan sering mencuci tangan adalah yang terbaik.

Yang ketiga, jaga kondisi imun kita. Menjaga kekuatan tubuh kita merupakan cara melindungi tubuh kita dari dalam. Untuk melakukannya, kita bisa memperbanyak makan-makanan bergizi dan vitamin serta tetap melakukan olahraga yang teratur. Maka dari itu, penularan virus Corona lewat udara belum ada pembenaran secara pastinya, melakukan tindakan pencegahan adalah yang utama.